kuliner melayu tagged posts

Tempoyak

Tempoyak, tak asing lagi bagi penduduk di seputaran Palembang dan Jambi. Selintas, bentuk dan baunya membuat kening berkerut dan hidung menutup, tapi kalau sudah disulap menjadi pindang tempoyak atau berengkes tempoyak berkawan dengan ikan Baung atau Patin, air liur menetes. Tempoyak terbuat dari durian (Durio zibethinus L.)daging dari buah durian diendapkan beberapa waktu, kadang berminggu hingga berbulan dengan sedikit ditambahkan garam. Prosesnya sangat sederhana, hampir mirip dengan proses fermentasi alamiah. Tak heran, kalau baru pertama mencium atau melihat tempoyak bukan tak mungkin perut menjadi mual.

Ada beberapa alternatif penyajian tempoyak dalam tradisi kuliner Melayu. Pertama, tempoyak menjadi campuran utama dengan ikan, biasanya yang populer ikan Patin (Pangasius sp) atau...

Read More