Museum Nasional, Inilah Informasi dan Sejarahnya

Museum Nasional

Museum adalah lembaga yang diperuntukan bagi masyarakat umum dan berfungsi untuk mengumpulkan, merawat, dan menyajikan serta melestarikan warisan budaya masyarakat untuk tujuan studi, penelitian dan kesenangan atau hiburan. Indonesia memiliki banyak Museum di setiap daerahnya. Ada lebih dari 300 museum di Indonesia yang ada saat ini. Jumlah tersebut masih tergolong sedikit dibandingkan dengan beberapa negara lain, akan tetapi penyebaran museum daerah yang menjadi bagian “wajib” dari satu propinsi menjadi kelebihan sendiri. Setiap provinsi di Indonesia memiliki museum sendiri yang menjadi jendela informasi budaya lokal. Jumah museum swasta yang terus bertambah pun menjadi salah satu indikasi masih adanya dukungan masyarakat pada kegiatan pelestarian kebudayaan melalui museum.

Indonesia mempunyai Museum tertua yaitu Museum Nasional Indonesia yang beralamat di Jalan Merdeka Barat No 12 Jakarta Pusat, di seberang sisi sebelah barat Monumen Nasional dan Sesudah Kantor Departemen Pertahanan RI ke arah utara/Harmoni. Sejarah Museum Nasional dimulai pada tanggal 24 April 1778 dengan dibentuknya sebuah wadah perkumpulan Intelektual dan ilmuan Belanda yang berada di Hindia belanda tepatnya di kota Batavia. Lembaga ini memiliki tujuan untuk mempromosikan penelitian dalam bidang sejarah, arkeologi, etnografi, dan mempublikasikan penemuan-penemuan di bidang tersebut.

Museum ini dibuka secara resmi pada tahun 1868. Museum ini dikenal sebagai Gedung Gajah atau Gedug Arca, Karena terdapat patung gajah yang terbuat dari perunggu di halaman depan yang merupakan pemberian raja Siam (Thailand) pada bulan maret 1871. Pada tanggal 29 februari 1950 lembaga ini menjadi Lembaga Kebudayaan Indonesia dan selanjutnya pada tanggal 17 September 1962 diserahkan kepada pemerintah Indonesia menjadi Museum Pusat. Berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 092/0/1979 tanggal 28 mei 1979 menjadi Museum Nasional.

Museum Nasional berfungsi tidak hanya sebagai lembaga studi dan penelitian warisan budaya bangsa, tapi juga berfungsi sebagai pusat informasi yang bersifat edukatif, kultural dan rekreatif. Sejarah panjang Museum Nasional tersebut menjadikan Museum ini terbesar dan tertua di Indonesia. Museum Nasional memiliki bannyak koleksi benda-benda budaya dari seluruh Nusantara. Diantaranya termasuk koleksi arca, prasasti yang berasal dari kerajaan-kerajaan Nusantara dan benda-benda seni budaya serta beraneka ragam benda-benda yang digunakan pada upacara tradisi dan ritual dari berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia.

Hingga saat ini, koleksi yang dikelola Museum Nasional berjumlah lebih dari 141.000. benda. Terdiri atas tujuh jenis koleksi yaitu koleksi prasejarah, arkeologi, keramik, numismatic dan heraldic, sejarah, etnografi, dan geografi. Koleksi tersebut dapat disaksikan dalam 9 ruangan berbeda, yaitu: Ruang Etnografi, Ruang Perunggu, Pra-Sejarah, Ruang Keramik, RuangTekstil, Ruang Numismatik dan Heraldik,Ruang Relik Sejarah, Ruang Patung Batu,dan Ruang Khazanah.