Terigu Bungasari, Tepung yang Cocok untuk Membuat Martabak Manis

6. Martabak Manis

Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan keberagaman. Keberagaman itu termasuk juga dalam hal kuliner. Di setiap daerah terdapat kuliner atau makanan khas daerahnya masing-masing, baik yang awalnya berasal dari darah tersebut, maupun sebagai hasil adopsi atau pengaruh Negara lain. Salah satu kuliner khas Indonesia yang sudah sangat dikenal dan sebagai hasil pengaruh dari Negara lain adalah Martabak. Martabak khususnya martabak kacang merupakan hasil pengaruh dari Negara India. Saat ini di daerah tempat anda tinggal hampir bisa dipastikan terdapat toko atau pedagang kaki lima yang menjajakan martabak, baik itu yang rasanya manis, atau martabak telur. Martabak yang memiliki rasa manis memiliki tekstur legit, tebal, dan gurih.

Martabak memang sangat disukai oleh sebagian masyarakat Indonesia, kudapan ini lebih nikmat di konsumsi selagi hangat, dan saat malam hari. Martabak identik dengan isian, isian tersebut bisa berupa cokelat, keju, kacang, strawberry dll. Ada juga yang mengkombinasikannya dengan 2 atau lebih rasa, seperti cokelat keju, cokelat kacang, pisang cokelat, pisang keju dll. Anda juga bisa membuat martabak di rumah anda sendiri asal anda mengetahui resepnya terlebih dahulu, jika sudah mengetahui resepnya ada beberapa hal yang harus anda perhatikan agar martabak buatan anda memiliki hasil yang sempurna. Pertama, memilih tepung terigu yang memiliki kualitas bagus seperti tepung terigu Bungasari Flour. Tepung ini sudah banyak digunakan oleh para pengusaha martabak.

Kualitasnya yang baik mampu menghasilkan martabak dengan tekstur yang lembut tebal ( mengembang sempurna) dll. Kedua, anda bisa menambahkan essence dan aroma tambahan pada adonan martabak manis anda. anda bisa menambahkan rasa Pandan, Moka, Durian dll. Anda juga bisa menambahkan warna alami dari daun Suji atau pandan agar lebih menarik. Utamakan terlebih dahulu untuk selalu menggunakan bahan alami ketimbang pewarna atau aroma kimiawi. Ketiga, anda bisa mengganti tekstur martabak yang biasanya tebal, legit, dan basah, dengan tekstur yang lebih garing dan tipis. Hal ini dilakukan untuk menghindari kejenuhan terhadap menu yang itu-itu saja.